Tutorial Adobe

Imageshack

Grafis dalam Struktur Organisasi
Written by GunZ   
Saturday, 26 July 2008

Sebelumnya saya minta maaf, memindahkan tulisan ini dari forum ke kolom artikel.

Image 

Teringat petuah para petinggi tentang peran grafis di televisi: "Jangan lupa! jika dipersentase tampilan kita menempati 50-60 persen dalam peranannya menarik pemirsa..."

Bukan hanya satu-dua orang setuju dengan pendapat itu. Bahkan orang-orang itu bukan orang grafis. Jika peranan grafis 50-60%, pertanyannya adalah: berapa porsi yang anda berikan untuk peranan grafis sebagai representasi dari pendapat itu?.

Saya belum tahu persis bagaimana posisi Grafis dalam struktur organisasi di tiap stasiun TV dan seberapa besar kekuatannya. Mungkin ada beberapa yang memberikan perhatian khusus dengan hal yang satu ini...tapi yang saya tahu masih banyak yang menempatkan Grafis dalam posisi sulit.

Ada dua kemungkinan: mereka tidak tahu harusnya bagaimana dan ditempatkan di mana, atau kemungkinan kedua mereka memang menganggap orang Grafis sebagai sederetan tukang yang harus mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya dan membuat karya yang seindah2nya sesuai dengan selera mereka.

Konsep struktur organisasi yang mengerucut sampai pucuk pimpinan yang tinggi masih belum banyak diterapkan di stasiun-stasiun televisi kita. Sehingga banyak kejadian-kejadian praktikal sehari-hari yang membuat para desainer kurang terlindungi ideologi dan disiplin ilmunya. Seringnya saya mendengar obrolan warung kopi dari para desainer tentang keluhan terhadap keinginan produser berkenaan dengan konsep dan selera grafis. Tentang tekanan dari boss klien, yang ngudak2 supaya cepat selesai laksana kilat, atau laksana tukang martabak. Atau kadang sebaliknya: "Udahlah, ga usah bagus-bagus, yang penting cepet selesai...". Itulah racun-racun yang senantiasa membangun apatisme yang tinggi di kalangan desainer-desainer grafis TV, terutama yang udah agak lama masa kerjanya.

Selain nasib buruk yang menimpa para insan grafis televisi tersebut, ada baiknya kita berkaca. Bisa jadi penyebab dari kondisi itu adalah kekurangmatangan kualitas personal dari orang-orang Grafis itu sendiri.

Marilah....apalagi dengan adanya forum ini kita bisa terus mengasah...saling berbagi, bukan hanya mengasah ketajaman indera, atau idealisme, tapi juga berfikir taktis satu-dua langkah ke depan.
Bravo grafisTV Indonesia!
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!
a2910     |118.96.82.xxx |2009-06-06 13:57:13
udahlah ga usah bagus-bagus yang penting cepet selesai.... pada akhirnya pada zaman modern & serba cepat sekarang
ini...kecepatan telah berubah menjadi sebuah nilai estetika...

walaupun
yang bener bukan cepat tapi tepat... kalo cepat juga ga tepat... buat
apa... heee maju terus grafis tv
Gunawan Syarifuddin   |Author |2009-05-01 00:27:08
avatar Bro Syammy, bro Lee, thanks sharingnya. Mungkin kita perlu mediator, atau kita
harus mulai memerankan diri kita sebagai mediator. Perlu bahasa awam untuk
menjembatani bahasa visual dengan bahasa verbal, sehingga mereka bisa mengerti
dan memahami apa yang ada di pikiran orang2 kreatif.
lee  - urun rembuk   |125.163.200.xxx |2009-04-30 03:53:32
salam kenal buat dedengkot grafis tv.
pengalaman yang sama juga saya alami di
production house yang saya tinggali sekarang.idialisme dan ide2 baru seakan di
bikin mati,gimana nggak, setiap ide atau grefis yang saya dan tim ajukan ga
masuk di mata bos.ap mungkin aku hanya lulusan S1 saja sedangkan bos pangkat MBA
USA.intelektual akademi yang pernah saya dapat jadi ga berguna, sehingga apa
yang saya kerjain menurut mau bos. nah peran disainer hanya sebagai tukang
pelengkap kemauan.


demikian dari saya
mohon petunjuk dari suhu-suhu garfis tv
syammy     |124.81.82.xxx |2008-09-25 08:11:48
ada satu keinginan saya...mungkin juga keinginan kita semua upaya untuk merubah
image bahwa seorang graphic designer adalah bukan sebagai tukang tapi saya lebih
setuju kalau dianggap sebagai partner creative, mungkin kedengarannya lebih
friendly dan sepertinya ada terkandung nilai apresiasinya, namun satu hal yang
perlu diingat juga seorang graphic designer juga adalah manusia biasa yang tidak
selalu dalam kondisi fresh dengan ide2nya.Kenapa selama ini sering muncul image
graphic designer seolah hanya sebagai tukang yang seenaknya saja pesan langsung
jadi...saya melihat bahwa mungkin disini belum sepenuhnya adanya pengertian
dalam artian saling menghargai, menghormati dan rasa percaya dari pihak
produser/user...apa fungsi graphic designer. jobnya hanya mendisain yang ngga
karuan, atau mungkin juga disini ada unsur kecemburuan anugrah, atau memang
orang sudah tidak ambil pusing apa dan bagaimana posisi sebagai graphic design.
Mungkin disini ada keterkaitannya dengan manajemen, niatan langkah yang arif dan
bijaksana untuk ikut bersama mengatasi kekurangmatangan kualitas
personal,mungkin salah satu jalan yang lebih efisien dan efektif adalah dengan
mengkursuskan personalnya atau bisa juga dengan mengundang pakar2 yang terkait
untuk merangsang gairah kreatif/recharge. mimpi kali ...

mungkin salah satu
upaya untuk melindungi ideologi dan disiplin ilmunya para graphic designer,
perlunya ada seorang yang lebih bisa meyakinkan [mempunyai kredibilitas dan
kapabilitas tidak hanya koseptual saja tapi juga dituntut untuk bisa menguasai
software dan hardware]
pihak produser sampai tingkat jajaran atas mulai dari
tentang konsep sampai bla blanya. Dia lah yang akan bertanggung jawab penuh atas
performance/tampilan grafis baik on air maupun off air. disinilah peran seorang
Creative Director.

mungkin inilah salah satu kendala yang dialami para insan
grafis televisi..

barangkali akan lain ceritanya keberadaan graphic designer
dilingkungan agency advertising

mohon maaf ...apabila anilsa saya tidak
tepat..untuk sementara mungkin sekian dulu..thanks
Administrator   |SAdministrator |2008-08-02 17:14:33
avatar Ndra, bisa minta struktur organisasi dan sistem manajemen di situ...Eh..PM aja
yah?
rendra  - re:   |Registered |2008-08-02 13:38:15
dari internal creative services sendiri dan terutama dari pihak luar yang mesen
grafis, segala macam pro kontra ini ya dibicarakan dengan bosnya departemen
creative service, bukan desainernya, jadi di sini posisi desainer grafis cukup
terlindungi.

Memang apresiasi kreativitas agak terbendung jika kita di posisi
bukan sebagai desainer penentu on-air look, tapi kebebasan berpendapat dan
memberikan usulan sangat terbuka lebar, dan ada rewardnya juga kalo bener2
bagus.

Mungkin sekian dulu pandangan dari
tivi negeri tetangga

Salam


Rendra
rachmi   |Author |2008-08-02 15:19:28
avatar wah sharing yang bagus dan bermanfaat akan memberi wacana lain di tentang posisi
computer graphics...
Rendra     |213.132.48.xxx |2008-08-02 13:08:07
Oh ya, mau cerita dikit mengenai posisi grafis di tempat saya bekerja sekarang .
.
Middle East Broadcasting Center (MBC)

Di sini posisi Computer Graphic sangat
strategis dan mempunyai Direktorat tersendiri, yaitu Departemen Layanan Kreatif
(Creative Services) yang melayani pembuatan Grafis News, Promo, Web, sampai ke
merchandise, print-ad, majalah, apapun yang berkaitan dengan desain
grafis
Departemen ini mempunyai kesetaraan dengan departemen2 lainnya seperti
halnya Engineering, News, Marketing
sehingga Posisi grafik designer ini berdiri
sendiri dan mempunyai posisi yang diakui di dalam manajemen perusahaan.

Menjaga
On-air/off-air presentation atau apapun yang berhubungan dengan brand dari MBC
agar tetap konsisten, sesuai dengan guidelines yang ditetapkan oleh petinggi
departemen juga adalah tugas dari creative services

Tentunya namanya urusan
yang berurusan dengan selera, pasti ada yang namanya pro dan kontra, dari
internal creative services sendiri dan terutama dari pihak luar yang mesen
grafis, segala macam pro kontra ini ya dibicarakan dengan bosnya departemen
creative service, bukan desainernya, jadi di sini posisi desainer grafis cukup
terlindungi.

Memang apresiasi kreativitas agak terbendung jika kita di posisi
bukan sebagai desainer penentu on-air look, tapi kebebasan berpendapat dan
memberikan usulan sangat terbuka lebar, dan ada rewardnya juga kalo bener2
bagus.

Mungkin sekian dulu pandangan dari tivi tetangga

Salam


Rendra
syammy     |124.81.82.xxx |2008-09-25 04:38:13
gue stuju banget sama lo ndra.....
Gunawan Syarifuddin   |Author |2008-07-31 15:00:54
avatar Untuk itulah sebenarnya GrafisTV ada...menyebarkan virus eksistensi...dan
menambah cool di mata insan setasiun.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev
Materi posting di luar tanggungjawab admin. Dilarang mengutip sebagian atau keseluruhan dari materi website ini tanpa seijin grafistv.com. Jika anda ingin mengambil materi dari sini, silakan email ke This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it