|
Written by GrafisTV
|
|
Wednesday, 21 May 2008 |
|
Dalam prosesnya format dan konsep GrafisTV mengalami berbagai evolusi. Dari sekedar kumpul-kumpul di warung kopi, hingga akhirnya didedikasikan sebagai wujud pengabdian untuk masyarakat.
Bentuk dari pengabdian itu bisa berupa ajang pembelajaran, penyampaian informasi, pemahaman idealisme, pendidikan dan referensi bagi para pendatang baru ataupun anggota komunitas. Fakta yang ada bahwa referensi seputar grafis pertelevisian di Indonesia masih sangatlah miskin. Dunia pertelevisian terus tumbuh, tetapi Sumber Daya Manusia yang berkualitas masih kurang dari harapan. Dengan adanya Grafis TV ini harapan untuk mendapatkan bibit-bibit baru insan televisi yang fresh dan berkualitas dan berwawasan bisa minimal dipercepat. Peran grafisTV bukan sebagai institusi resmi yang mencetak tenaga kerja pertelevisian, tetapi sebagai tenaga pendorong dan penyemangat perkembangan kualitas pertelevisian Indonesia. Kurangnya kepercayaan dari institusi pertelevisian ditandai dengan hadirnya para ekspatriat dan konsultan dari luar negeri. Potensi munculnya insan televisi dari masyarakat kita sebenarnya cukup besar, tapi referensi dan sumber pengetahuan tentang pertelevisian tidak cukup banyak. Rasional saja, jumlah penduduk Indonesia sangatlah banyak dibandingkan dengan Singapura, Taiwan,atau Hongkong misalnya. Probabilitas untuk mendapatkan SDM berkualitas tentu harusnya lebih besar dibandingkan dengan mereka.
|